Selamat Datang di Blog saya. Terimakasih atas kunjungan anda. Tinggalkan Jejakmu disini kawan...

Kamis, 29 September 2011

Kiat-Kiat Menuju Pelaminan

0

Sungguh indah ikatan suci antara dua orang insan yang pasrah untuk saling berjanji setia menemani mengayuh biduk mengarungi lautan kehidupan. Dari ikatan suci ini dibangun keluarga bahagia, yang dipimpin oleh seorang suami yang shalih dan dimotori oleh seorang istri yang shalihah. Mereka mengerti hak-hak dan kewajiban mereka terhadap pasangannya, dan mereka pun memahami hak dan kewajiban mereka kepada Allah Ta’ala. Kemudian lahir dari mereka berdua anak-anak yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah Azza Wa Jalla. Cinta dan kasih sayang pun tumbuh subur di dalamnya. Rahmat dan berkah Allah pun terlimpah kepada mereka. Inilah keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, samara kata orang. Inilah model keluarga yang diidamkan oleh setiap muslim tentunya.


Tidak diragukan lagi, bahwa untuk menggapai taraf keluarga yang demikian setiap orang harus melewati sebuah pintu, yaitu pernikahan. Dan usaha untuk meraih keluarga yang samara ini hendaknya sudah dimulai saat merencanakan pernikahan. Pada tulisan singkat ini akan sedikit dibahas beberapa kiat menuju pernikahan Islam yang diharapkan menjadi awal dari sebuah keluarga yang samara.


Berbenah Diri Untuk Mendapatkan Yang Terbaik


Penulis ingin membicarakan 2 jenis manusia ketika ditanya: “Anda ingin menikah dengan orang shalih/shalihah atau tidak?”. Manusia jenis pertama menjawab “Ya, tentu saja saya ingin”, dan inilah muslim yang masih bersih fitrahnya. Ia tentu mendambakan seorang suami atau istri yang taat kepada Allah, ia mendirikan shalat ia menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Ia menginginkan sosok yang shalih atau shalihah. Maka, jika orang termasuk manusia pertama ini agar ia mendapatkan pasangan yang shalih atau shalihah, maka ia harus berusaha menjadi orang yang shalih atau shalihah pula. Allah Azza Wa Jalla berfirman yang artinya: “Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula” [QS. An Nur: 26]. Yaitu dengan berbenah diri, berusaha untuk bertaubat dan meninggalkan segala kemaksiatan yang dilakukannya kemudian menambah ketaatan kepada Allah Ta’ala.


Sedangkan manusia jenis kedua menjawab: “Ah saya sih ndak mau yang alim-alim” atau semacam itu. Inilah seorang muslim yang telah keluar dari fitrahnya yang bersih, karena sudah terlalu dalam berkubang dalam kemaksiatan sehingga ia melupakan Allah Ta’ala, melupakan kepastian akan datangnya hari akhir, melupakan kerasnya siksa neraka. Yang ada di benaknya hanya kebahagiaan dunia semata dan enggan menggapai kebahagiaan akhirat. Kita khawatir orang-orang semacam inilah yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sebagai orang yang enggan masuk surga. Lho, masuk surga koq tidak mau? Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Setiap ummatku akan masuk surga kecuali yang enggan”. Para sahabat bertanya: ‘Siapakah yang enggan itu wahai Rasulullah?’. Beliau bersabda: “Yang taat kepadaku akan masuk surga dan yang ingkar terhadapku maka ia enggan masuk surga” [HR. Bukhari]


Seorang istri atau suami adalah teman sejati dalam hidup dalam waktu yang sangat lama bahkan mungkin seumur hidupnya. Musibah apa yang lebih besar daripada seorang insan yang seumur hidup ditemani oleh orang yang gemar mendurhakai Allah dan Rasul-Nya? Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Keadaan agama seorang insan tergantung pada keadaan agama teman dekatnya. Maka sudah sepatutnya kalian memperhatikan dengan siapa kalian berteman dekat” [HR. Ahmad, Abu Dawud. Dihasankan oleh Al Albani]


Bekali Diri Dengan Ilmu


Ilmu adalah bekal penting bagi seseorang yang ingin sukses dalam pernikahannya dan ingin membangun keluarga Islami yang samara. Ilmu yang dimaksud di sini adalah ilmu agama tentunya. Secara umum, seseorang perlu membekali diri dengan ilmu-ilmu agama, minimal ilmu-ilmu agama yang wajib bagi setiap muslim. Seperti ilmu tentang aqidah yang benar, tentang tauhid, ilmu tentang syirik, tentang wudhu, tentang shalat, tentang puasa, dan ilmu yang lain, yang jika ilmu-ilmu wajib ini belum dikuasai maka seseorang dikatakan belum benar keislamannya. Lebih baik lagi jika membekali diri dengan ilmu agama lainnya seperti ilmu hadits, tafsir al Qur’an, Fiqih, Ushul Fiqh karena tidak diragukan lagi bahwa ilmu adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Renungkanlah firman Allah Ta’ala, yang artinya: “Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat” [QS. Al Mujadalah: 11]


Secara khusus, ilmu yang penting untuk menjadi bekal adalah ilmu tentang pernikahan. Tata cara pernikahan yang syar’I, syarat-syarat pernikahan, macam-macam mahram, sunnah-sunnah dalam pernikahan, hal-hal yang perlu dihindari, dan yang lainnya.


Siapkan Harta Dan Rencana


Tidak dapat dipungkiri bahwa pernikahan membutuhkan kemampuan harta. Minimal untuk dapat memenuhi beberapa kewajiban yang menyertainya, seperti mahar, mengadakan walimah dan kewajiban memberi nafkah kepada istri serta anak-anak. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:“Cukuplah seseorang itu berdosa bila ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.” [HR. Ahmad, Abu Dawud].


Namun kebutuhan akan harta ini jangan sampai dijadikan pokok utama sampai-sampai membuat seseorang tertunda atau terhalang untuk menikah karena belum banyak harta. Harta yang dapat menegakkan tulang punggungnya dan keluarganya itu sudah mencukupi. Karena Allah dan Rasul-Nya mengajarkan akhlak zuhud (sederhana) dan qana’ah (mensyukuri apa yang dikarunai Allah) serta mencela penghamba dan pengumpul harta. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, celakalah hamba khamishah dan celakalah hamba khamilah. Jika diberi ia senang, tetapi jika tidak diberi ia marah” [HR. Bukhari].


Disamping itu, terdapat larangan bermewah-mewah dalam mahar dan terdapat teladan menyederhanakan walimah. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Pernikahan yang paling besar keberkahannya ialah yang paling mudah maharnya” [HR. Ahmad]. Beliau Shallallahu’alaihi Wasallam juga, berdasarkan hadits Anas Bin Malik Radhiyallahu’anhu, ketika menikahi Zainab Bintu Jahsy mengadakan walimah hanya dengan menyembelih seekor kambing [HR. Bukhari-Muslim].


Selain itu rumah tangga bak sebuah organisasi, perlu manajemen yang baik agar dapat berjalan lancar. Maka hendaknya bagi seseorang yang hendak menikah untuk membuat perencanaan matang bagi rumah tangganya kelak. Misalnya berkaitan dengan tempat tinggal, pekerjaan, dll.


Pilihlah Dengan Baik


Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda : “Tiga hal yang seriusnya dianggap benar-benar serius dan bercandanya dianggap serius : nikah, cerai dan ruju’ ” (Diriwayatkan oleh Al Arba’ah kecuali Nasa’i). Salah satunya dikarenakan menikah berarti mengikat seseorang untuk menjadi teman hidup tidak hanya untuk satu-dua hari saja bahkan seumur hidup insya Allah. Jika demikian, merupakan salah satu kemuliaan syariat Islam bahwa orang yang hendak menikah diperintahkan untuk berhati-hati, teliti dan penuh pertimbangan dalam memilih pasangan hidup.


Kriteria yang paling utama adalah agama yang baik. Setiap muslim atau muslimah yang ingin beruntung dunia akhirat hendaknya mengidam-idamkan sosok suami atau istri yang baik agamanya, ia memahami aqidah Islam yang benar, ia menegakkan shalat, senantiasa mematuhi perintah Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Sebagaimana Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menganjurkan memilih istri yang baik agamanya “Wanita dikawini karena empat hal : ……. hendaklah kamu pilih karena agamanya (ke-Islamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan celaka”. [HR. Bukhari- Muslim]. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga mengancam orang yang menolak lamaran dari seorang lelaki shalih “Jika datang kepada kalian lelaki yang baik agamanya (untuk melamar), maka nikahkanlah ia. Jika kalian tidak melakukannya, niscaya akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di muka bumi” [HR. Tirmidzi, Ibnu Majah].


Selain itu ada beberapa kriteria lainnya yang juga dapat menjadi pertimbangan untuk memilih calon istri atau suami:


1. Sebaiknya ia berasal dari keluarga yang baik nasabnya (bukan keluarga pezina atau ahli maksiat)

2. Sebaiknya ia sekufu. Sekufu maksudnya tidak jauh berbeda kondisi agama, nasab dan kemerdekaan dan kekayaannya

3. Gadis lebih diutamakan dari pada janda
4. Subur (mampu menghasilkan keturunan)
5. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan jika engkau pandang…” [HR. Thabrani]
6. Hendaknya calon istri memahami wajibnya taat kepada suami dalam perkara yang ma’ruf
7. Hendaknya calon istri adalah wanita yang mengaja auratnya dan menjaga dirinya dari lelaki non-mahram.


Shalat Istikharah Agar Lebih Mantap


Pentingnya urusan memilih calon pasangan, membuat seseorang layak untuk bersungguh-sungguh dalam hal ini. Selain melakukan usaha, jangan lupa bahwa hasil akhir dari segala usaha ada di tangan Allah Azza Wa Jalla. Maka sepatutnya jangan meninggalkan doa kepada Allah Ta’ala agar dipilihkan calon pasangan yang baik. Dan salah satu doa yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan shalat Istikharah. Sebagaimana hadits dari Jabir Radhiyallahu’anhu, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan kepada kami istikharah dalam segala perkara sebagaimana beliau mengajarkan Al Qur’an” [HR. Bukhari].


Datangi Si Dia Untuk Nazhor Dan Khitbah


Setelah pilihan telah dijatuhkan, maka langkah selanjutnya adalah Nazhor. Nazhor adalah memandang keadaan fisik wanita yang hendak dilamar, agar keadaan fisik tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk melanjutkan melamar wanita tersebut atau tidak. Terdapat banyak dalil bahwa Islam telah menetapkan adanya Nazhor bagi lelaki yang hendak menikahi seorang wanita. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian meminang wanita, maka jika dia bisa melihat apa yang mendorongnya untuk menikahinya maka lakukanlah” [HR. Abu Dawud].


Namun dalam nazhor disyaratkan beberapa hal yaitu, dilarang dilakukan dengan berduaan namun ditemani oleh mahrom dari sang wanita, kemudian dilarang melihat anggota tubuh yang diharamkan, namun hanya memandang sebatas yang dibolehkan seperti wajah, telapak tangan, atau tinggi badan.


Dalil-dalil tentang adanya nazhor dalam Islam juga mengisyaratkan tentang terlarangnya pacaran dalam. Karena jika calon pengantin sudah melakukan pacaran, tentu tidak ada manfaatnya melakukan Nazhor.


Setelah bulat keputusan maka hendaknya lelaki yang hendak menikah datang kepada wali dari sang wanita untuk melakukan khitbah atau melamar. Islam tidak mendefinisikan ritual atau acara khusus untuk melamar. Namun inti dari melamar adalah meminta persetujuan wali dari sang wanita untuk menikahkan kedua calon pasangan. Karena persetujuan wali dari calon wanita adalah kewajiban dan pernikahan tidak sah tanpanya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Tidak sah suatu pernikahan kecuali dengan keberadaan wali” [HR. Tirmidzi]


Siapkan Mahar


Hal lain yang perlu dipersiapkan adalah mahar, atau disebut juga mas kawin. Mahar adalah pemberian seorang suami kepada istri yang disebabkan pernikahan. Memberikan mahar dalam pernikahan adalah suatu kewajiban sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya: “Maka berikanlah kepada mereka maharnya sebagai suatu kewajiban” [QS. An Nisa: 24]. Dan pada hakekatnya mahar adalah ‘hadiah’ untuk sang istri dan mahar merupakan hak istri yang tidak boleh diambil. Dan terdapat anjuran dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk tidak terlalu berlebihan dalam mahar, agar pernikahannya berkah. Sebagaimana telah dibahas di atas.


Setelah itu semua dijalani akhirnya sampailah di hari bahagia yang ditunggu-tunggu yaitu hari pernikahan. Dan tali cinta antara dua insan pun diikat.


Belum Sanggup Menikah?


Demikianlah uraian singkat mengenai kiat-kiat bagi seseorang yang hendak menapaki tangga pernikahan. Nah, lalu bagaimana kiat bagi yang sudah ingin menikah namun belum dimampukan oleh Allah Ta’ala? Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Orang-orang yang belum mampu menikah hendaknya menjaga kesucian diri mereka sampai Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya” [QS. An Nur: 33]. As Sa’di menjelaskan ayat ini: “Yaitu menjaga diri dari yang haram dan menempuh segala sebab yang dapat menjauhkan diri keharaman, yaitu hal-hal yang dapat memalingkan gejolak hati terhadap hal yang haram berupa angan-angan yang dapat dikhawatirkan dapat menjerumuskan dalam keharaman” [Tafsir As Sa’di]. Intinya, Allah Ta’ala memerintahkan orang yang belum mampu untuk menikah untuk bersabar sampai ia mampu kelak. Dan karena dorongan untuk menikah sudah bergejolak mereka diperintahkan untuk menjaga diri agar gejolak tersebut tidak membawa mereka untuk melakukan hal-hal yang diharamkan.


Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga menyarakan kepada orang yang belum mampu untuk menikah untuk banyak berpuasa, karena puasa dapat menjadi tameng dari godaan untuk bermaksiat [HR. Bukhari-Muslim]. Selama masih belum mampu untuk menikah hendaknya ia menyibukkan diri pada hal yang bermanfaat. Karena jika ia lengah sejenak saja dari hal yang bermanfaat, lubang kemaksiatan siap menjerumuskannya. Ibnul Qayyim Al Jauziyah memiliki ucapan emas: “Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil” (Al Jawabul Kaafi Liman Sa’ala ‘An Ad Dawa Asy Syafi, hal. 109). Kemudian senantiasa berdoa agar Allah memberikan kemampuan untuk segera menikah. Wallahul Musta’an. [Yulian Purnama]


Sumber : http://menikah.blogspot.com/2011/09/kiat-kiat-menuju-pelaminan.html

PUISI HABIBIE UNTUK AINUN

0










 
 
 
 
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
Dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
 
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempat nya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau
ada,
Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
Tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang,
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan,
Calon bidadari surgaku..

Selasa, 26 Juli 2011

Kumpulan Do’a - do'a Ramadhan

0

Tiap tahunnya kita selalu selalu menanti – nantikan datangnya bulan suci ramadhan bulan yang penuh berkah dan hikmah yang berlimpah. Do’a Niat Puasa ini dibaca saat akan menunaikan ibadah puasa ramadhan. Dan inilah Do’a Niat Puasa Ramadhan dengan arti dan pe lafadz an dalam bahasa indonesia : 


niat puasa ramadhan
                                niat puasa ramadhan

nawaitu souma godhin ‘an adaa i, fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aalaa

Artinya : “Sengaja aku berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa pada bulan Ramadhan bagi tahun ini kerana Allah Taala “



Selain doa niat puasa dalam berpuasa bulan ramadhan ada juga do'a untuk berbuka puasa di bulan ramadhan. Dan inilah Do’a Berbuka Puasa dengan arti dan pe lafadz an dalam bahasa indonesia :

doa-berbuka-puasa-puasa-ramadhan
                doa berbuka puasa puasa ramadhan

allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrohimin.
Artinya : “Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih “

Kamis, 14 Juli 2011

Membuat Aplikasi Konversi angka dengan Netbeans JAVA

1

Ini adalah sedikit langkah-langkah membuat aplikasi sederhana menggunakan IDE Netbeans untuk bahasa pemrograman JAVA, semoga bisa bermanfaat :
Apliaksi Nilai Huruf
  1. Buatlah design tampilan seperti diatas dan beri nama variable sebagai berikut
textfield nilai > nilai
textfield keterangan > ket
tombol hasil > hitung
tombol keluar > keluar
  1. Ketikkan kode berikut pada bagian source code:
01private void hitungActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
02       int a=Integer.parseInt(nilai.getText());
03       if ((a>=81) & (a<=100)) {
04            ket.setText("A");
05       }
06            else if ((a>=71) & (a<=80))
07            {
08            ket.setText("B");
09            }
10       else if ((a>=61) & (a<=70))
11            {
12            ket.setText("C");
13            }
14       else if ((a>=41) & (a<=60))
15            {
16            ket.setText("D");
17            }
18       else if ((a>=0) & (a<=40))
19            {
20            ket.setText("E");
21            }
22 
23    }
24 
25    private void keluarActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
26        System.exit(busyIconIndex);
27    }
NB :
  • JAVA adalah bahasa pemrograman Case Sensitive (membedakan huruf besar dan kecil) jadi salah dalam menempatkan huruf besar dan kecil aplikasi bisa error
  • Bahasanya mirip dengan bahasa C karena memang turunan dari bahasa C, jadi bagi programmer C tidak begitu kesulitan menggunakan javA hanya perlu sedikit adaptasi. Tapi bagi yang sudah terbiasa dengan Visual Basic ataupun Delphi mungkin perlu banyak adaptasi. Misalnya dalam penggunaan “If.. Then..” dalam JAVA statement “Then” menggunakan kurung kurawal ‘{‘
Tutorial lengkap bisa di download di sini moduljava

Download IDE Java NetBeans 7.0

0

Pengembang IDE untuk pemrograman Java yaitu NetBeans akhirnya memperkenalkan versi terbaru NetBeans 7.0 Beta 2 pengembangan IDE ini disponsori langsung oleh Oracle Databases.

Rilis IDE NetBeans 7.0 ini mengedepankan integrasi dengan Server Oracle yaitu Oracle WebLogic dan juga penggunaan Oracle Databases. Selain itu NetBeans 7.0 juga mengadaptasi penggunaan Apache Maven 3 yang berfungsi untuk perancangan Project Dev Management.



NetBeans 7.0 sendiri sebenarnya bukan hanya digunakan untuk pemrograman Java akan tetapi juga bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis PHP, JavaScript, Groovy / Grails dan C / C + +.

Dukungan penggunaan HTML 5 pada NetBeans 7.0 juga sudah tersedia, dan kedepannya nanti NetBeans 7.0 diharapkan juga bisa untuk pengembangan pemrograman Ruby Script atau JRuby. NetBeans 7.0 selain tersedia untuk Windows juga tersedia untuk Sistem Operasi Linux dengan langkah mudah Install NetBeans di Linux.

Download NetBeans 7.0

How To Convert jPasswordField.getPassword to String (Cara mengubah jPasswordField.getPassword() ke String)

0

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Mungkin anda menemukan sedikit kesulitan saat ingin mengetahui apa sih isi dari komponen jPasswordField di java. Memang, pada awal cukup pusing untuk mengetahui isi password dari jPasswordField. Biasanya jika programmer java pemula ingin mengetahui isi dari txtPassword seperti gambar di atas, tentunya akan membuat kode program berikut:
@Action
public void CekPassword() {
String Username,Password = new String(“”);
Username = txtUsername.getText();
Password = txtPassword.getPassword().toString();

JOptionPane.showConfirmDialog(null,
“Username : ” + Username + “\nPassword : ” + Password,
“Isi Login”, JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
}

Saya akan mengisi username = dedygunanto dan password=rahasia, dan jika anda menekan tombol Submit anda akan melihat hasilnya seperti ini:

Lho, kok?
Ada yang aneh bukan, kenapa isi String Password menjadi demikian, bukankah seharusnya isi “rahasia”.
Jawabnya
Karena yang dihasilkan oleh txtPassword.getPassword().toString(); adalah sekumpulan dari array char menjadi String, hasilnya seperti yang anda lihat pada gambar di atas.
Solusi
Cara 1
Lalu, bagaimana cara mengetahui isi dari txtPassword dengan benar. Berikut kita akan membuat kode program perbandingan password dengan array char:
@Action
public void CekPassword() {
   char[] YangBenar = {'r','a','h','a','s','i','a'};
   boolean Pernyataan = new Boolean(false);

   Pernyataan = txtUsername.getText().equals("dedygunanto") &&
  Arrays.equals(txtPassword.getPassword(),YangBenar);
  if(Pernyataan == true){
        JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Yap, anda benar",
        "Login", JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
  }else{
        JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Login anda salah",
        "Login", JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
  }
}
Hasilnya:

Analisa
Dari Cara 1 di atas, ada satu hal yang menjadi kesalahan besar, karena tidak mungkin password selalu sama dengan cara statik dari kode program, karena dengan cara demikian maka program menjadi kaku. Bagaimana jika kita ingin mengecek Username dan Password dari database? Maka Cara 1 akan menemui kesulitan besar. Lalu, bagaimana cara yang benar?
Cara yang paling singkat adalah mengubah nilai dari txtPassword.getPassword() menjadi String. Berikut contoh untuk mengubah txtPassword.getPassword() menjadi string:
Cara 2
// buat prosedur PasswordToString
public static String PasswordToString(char[] cPasswordNya)
{
           String Isinya = new String("");

           for (int i = 0; i < cPasswordNya.length; i++)
           {
                   Isinya += cPasswordNya[i];
           }
           return Isinya;
}
@Action
public void CekPassword() {
   String Username, Password = new String("");

   Username = txtUsername.getText();
   Password = PasswordToString(txtPassword.getPassword()); // penggunaannya

   boolean Pernyataan = Username.equals("dedygunanto") &&
                        Password.equals("rahasia");

   if(Pernyataan == true){
         JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Yap, anda benar",
                 "Login", JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
   }else{
         JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Login anda salah",
                "Login", JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
  }
}
Atau, ada satu cara lagi yang lebih mudah dan simple
Cara 3
public void CekPassword() {
   String Username, Password = new String("");

   Username = txtUsername.getText();
   // cara baru, tidak perlu menggunakan prosedur PasswordToString
   Password = new String(txtPassword.getPassword()); 

   boolean Pernyataan = Username.equals("dedygunanto") &&
                        Password.equals("rahasia");

   if(Pernyataan == true){
         JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Yap, anda benar",
                 "Login", JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
   }else{
         JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Login anda salah",
                "Login", JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
  }
}
Nah, dari contoh Cara 2 dan 3 ini, anda bisa gunakan untuk login ke database, anda tinggal mengubah sedikit dari kode program tersebut dan menggabungkannya dengan perintah untuk pencarian username dan password di database.
Moga bermanfaat
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Input Console Menggunakan Scanner

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Selanjutnya anda akan mempelajari bagaimana cara menerima input keyboard yang anda ketikkan pada layar terminal atau console. Pada pemrograman Java, anda bisa melakukannya dengan menggunakan fasilitas Class Scanner. Berikut adalah contohnya:
/**
 *
 * @author dedygunanto
 * Demo penggunaan scanner untuk input lewat console
 *
 */
import java.util.Scanner;

public class DemoScanner {
    public static void main(String[] args){
        Scanner masukan = new Scanner(System.in);
        String kata = "";

        System.out.print("Masukkan kata tebakan anda : ");
        kata = masukan.nextLine();

        if(kata.equalsIgnoreCase("Java"))
            System.out.print("Benar, tebakan anda tepat sekali.\n");
        else
            System.out.print("Sayang sekali, tebakan anda salah!\n");        
    }
}
Hasil dari runningnya adalah sebagai berikut:

Selesai, Moga bermanfaat
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Variabel Int di Java

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Selanjutnya, kita akan mempergunakan variabel bilangan bulat di java. Variabel bilangan bulat di java di wakili dengan kata kunci int. Berikut adalah contoh penggunaan variabel int dalam pemrograman java.
  1. Pertama buat dahulu file class di java, dengan nama VarInteger
  2. Ketikkan kode berikut ini:
    /**
     *
     * @author dedygunanto
     * Demo penggunaan variabel int di java
     *
     */
    public class VarInteger {
        public static void main(String[] args){
    
            int a = 0;      // deklarasi variabel integer satu buah
            int b, c = a;   // deklarasi variabel banyak setipe
                 
            b = 5;
            c = b - 3;
            a = b + c;
    
            System.out.print("Demo Integer\n");
            System.out.print("a = b + c\n");
            System.out.printf("%d = %d + %d", a, b, c);
        }
    }
  3. Simpan, dan kemudian tekan tombol Shift+F6 untuk mengkompile dan menjalankan file VarInteger.java anda.
  4. Berikut adalah hasil running nya:
  5. Selesai, Moga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hello World, Java!

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Hmm.. setelah anda mengetahui cara download dan menginstall java + netbeans pada tulisan sebelumnya, sekarang anda bersiap-siap untuk memulai membuat program Hello World, Java pertama kali. Buat project baru dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
  1. Pada menu IDE netbeans, pilih menu File -> New Project.
  2. Pada jendela New Project, pilih Java pada kotak Categories, dan pilih Java Application pada kotak Projects. Klik tombol Next.
  3. Ketikkan nama “Tutorials” pada kotak Project Name, dan sesuaikan lokasi project anda pada kotak Project Location dan project Folder.
  4. Hilangkan tanda centang pada pilihan Create Main Class dan Set As Main Project. Dan klik tombol Finish.
  5. Kemudian klik kanan pada jendela Projects, dan pilih New -> Java Class.
  6. Ketikkan “HelloWorld” pada kotak Class Name, dan klik tombol Finish.
  7. Selanjutnya, anda bisa mengetikkan kode program berikut ini:
    public class HelloWorld {   
        public static void main(String[] args){
            System.out.println("Hallo Dunia!\n"); 
        }
    }
  8. Kemudian tekan tombol Shift+F6 untuk mengkompile.
  9. Hasilnya bisa anda lihat pada jendela Output, atau bisa juga anda masuk ke terminal, masuk pada lokasi project anda, misalnya : “/home/dedygunanto/NetBeansProjects/Tutorial/build/classes“. Dan ketikkan pada perintah
    shell > java HelloWorld
  10. Hasilnya bisa anda lihat pada gambar di bawah ini:
  11. Selesai.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Download dan Install JavaSE SDK 1.6 + Netbeans 6.1

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Untuk anda yang ingin belajar tentang Java dan Netbeans, dan anda bingung belum tau bagaimana cara awal memulainya, berikut ini adalah tulisan untuk memulai dari awal semuanya. Sebagai catatan (Penulis menggunakan sistem operasi Ubuntu 8.04 Hardy Heron):
  1. Download dahulu Java Compiler (jdk_6u7_linux.bin)  atau jika anda tidak ingin pusing, silakan download jdk+netbeans dalam satu paket, Misalnya: jdk-6u7-nb-6_1-linux-ml.sh untuk Linux di situs http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp
  2. Setelah selesai anda download, sekarang persiapan untuk menginstall nya.
  3. Masuk ke terminal, dan kemudian masuk ke folder tempat anda meletakkan hasil download anda.
  4. Ketikkan perintah :
    shell > ls -l
    untuk mengetahui nama jelas dan atribut dari file jdk anda. Kemudian ubah modenya agar bisa di eksekusi:
    shell > chmod +x jdk-6u7-nb-6_1-linux-ml.sh
  5. Selanjutnya adalah menjalankan installer tersebut, dengan mengetikkan perintah:
    shell > sudo sh jdk-6u7-nb-6_1-linux-ml.sh 
    [sudo] password for user: 
    Configuring the installer...
    Searching for JVM on the system...
    Preparing bundled JVM ...
    .....
  6. Ikuti perintah dari installer tersebut. Dan selesai.
  7. Untuk membuka netbeans anda, silakan anda menuju menu Aplikasi -> Pemrograman -> Netbeans [Versi punya anda], Ini contoh dari layar Netbeans punya saya.
  8. Selesai, Moga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

TUTORIAL DASAR PEMROGRAMAN JAVA BERBASIS GUI MENGGUNAKAN NETBEANS

3

1. INSTALASI NETBEANS
Untuk menginstall Netbeans Anda harus punya DVD nya yang bisa didapat dengan Cuma-Cuma dari NetBeans.org (tergantung keberuntungan) tinggal dipesan aja via Internet lalu Anda akan menerima DVDnya langsung ke tangan Anda dalam sekejab (nunggu beberapa hari/gak sampe berminggu-minggu), lebih gampang 1agi Anda silahkan unduh dari netbeans.org hanya beberapa menit kalau kamu punya bandwith Internet Connection yang tinggi. Setelah Anda punya package nya silahkan install aja sendiri, boleh juga ditemani pacar, teman, saudara, oppung, nenek, atho’ dan lain-lain….hehe…:))
baca selengkapnya……….click di
Sebagai catatan, dalam tutorial ini penulis menggunakan NetBeans IDE 6.0 dan JDK 1.6 yang sudah terintegrasi langsung pada netbeans, Sistem Operasi Windows XP SP2 (comment: ternyata penulis masih doyan produk microsoft: sekarang ini sedang migrasi ke Linux: Ubuntu, sedang dicoba, Slackware12 pernah dicoba agak payah bagi pemula, OpenSuse lumayan enak dengan Yast nya. Kini juga sedang mencoba FreeBSD dan Solaris… masih coba-coba terus)
2. MEMULAI NETBEANS
Yang pasti kalo kamu pake SO dari keluarga Microsoft, ada shortcut nya di desktop kamu, ya tinggal di double click aja terus nunggu sambil minum coffeemix
3. MEMBUAT PROJECT BARU
Nih stepnya, ikuti saja (bahasanya/kalimatnya akag aneh, maklum….):
- Pilih File
- New Project
javagui01.jpg
- Pada Category: pilih Java
- Pada Projects: pilih Java Application
- Kemudian Click tombol Next
javagui02.jpg
- Pada Project Name: ketik nama project misalnya prjPaletteButton
- Pada Project Locaton: click Browse untuk memilih folder diaman Anda akan menyimpan project
- Checklist pada Set as Main Project
- Checklist juga apda Create Main Class
- Kemudian click Finish, maka hasilnya akan tampak seperti di bawah ini:
4. MEMBUAT FORM
- Click kanan pada nama project Anda disisi sebelah kiri yang ada pada Project Explorer
javagui04.jpg

- Pilih JFrame Form
- Kemudian pada Class Name : ketik nama form misal frmButton
- Pada Location : pilih Sources Packages (ini pilihan default)
- Pada Package : pilih prjpalletbutton (sesuai nama project)
- Setelah itu click Finish
5. MENAMBAHKAN CODE PROGRAM PADA MAIN.JAVA
Karna pada saat membuat project pertama sekali dichecklist pada Creat Main Class dan Set as Main Project, maka yang selalu dijalankan pertama sekali ketika program di run adalah main.java, dari program inilah dipanggil form frmButton (nama form / class name), bagaimana caranya?:
- Buka Code main.java dengan mengclick pada tab Main.java yang ada di bawah toolbar

javagui05.jpg


- Kemudian tambahkan code pada class utama (class main)
public static void main (String[] args) {
//TODO code application logic here
new frmButton().setVisible(true);
}
Lihat gambar dibawah ini:


- Setelah itu coba jalankan program Anda dengan menekan tombol F6
Atau click tombol ?yang terdapat pada toolbar
- Lalu akan tampil form yang masih kosong, click pada sudut form (x) untuk menutup form yang sedang running dan kembalilah edit form Anda dan tambahkan beberapa palette (bacanya bukan pelet tetapi pælet) (di visual basic disebut toolbox) sesuai dengan kebutuhan Anda
- Sekarang lanjutkan mengedit form Anda
6. MENAMBAH PALETTE PADA FORM
Ada banyak palette yang dapat Anda tambahkan pada form sesuai kebutuhan program Anda, pada project Anda biasanya jendela palette terletak di sebelah kanan layar Anda, lihat gambar dibawah ini perhatikan garis merahnya (comment:sebaiknya di jelaskan di awal ?):

javagui06.jpg

DAFTAR PALETTE
- Swing Control:
o Label
o Button
o Toggle Button
o Check Box
o Radio Button
o Button Group
o Combo Box
o List
o Text Field
o Text Area
o Scroll Bar, banyak lagi (lihat saja gambar di atas)
Sekarang bagaimana cara menambahkan palette tersebut ke form, gampang aja pada dasarnya sama dengan ketika Anda menggunakan bahasa pemrograman visual lainnya, tinggal click pada palette yang kamu butuhkan dan drag, kemudian letakkan pada form.
Atau boleh juga dengan mengclick sekali pada palette dan bawa mouse Anda ke area form maka palette yang Anda click tadi akan tampil, sekarang Anda tinggal click sekali pada area form dimana Anda akan meletakkan objek palette tersebut.
javagui07.jpg
Sebagai contoh lihat gambar di bawah ini:

- Arahkan mouse pada palette Label, Click sekali(jangan ditahan, click biasa aja)
- kemudian Arahkan mouse Anda pada area form (lihat posisinya disesuaikan) lalu click sekali, pallete Label akan tampak pada form Anda
- kemudian ubah bacaan jLabel1 (caption di VB) menjadi Nilai Tugas, caranya:
o click kanan pada objek label
o pilih Edit Text
javagui08.jpg

o lalu ketik judul yang baru (Nilai Tugas) dan click OK
o Anda dapat merubah ukuran objek dengan mengclick pada titik-titik yang ada di setiap sisi dan sudut objek yang sedang Anda edit (objek yang aktif)
- kemudian ubah nama objek, biasanya disesuaikan dengan jenis palette yang Anda gunakan misalnya kalau label, maka nama objek biasanya diawali dengan lbl misal lblNilaiTugas, kalau button penamaannya biasanya diawali dengan btn, misalnya btnClose. Dll, bagaimana cara merubah nama palette:
? click kanan pada palette yang akan Anda rubah namanya
? pilih Change Variable Name
? kemudian ketik nama Variable Namenya, misal lblNilaiTugas, lihat gambar:
javagui09.jpg

? click Ok
? Anda dapat melakukan perubahan Variable Name atau yang lainnya (properties) melalui jendela Properties:
javagui10.jpg

o Selanjutnya kalau Anda mau menambahkan palette yang sama boleh saja kamu copy paste lalu rubah Text, Variable Name dan lain-lain sesuai kebutuhan. Kemudian…. kemudian… dan selanjutnya kerjakan kasus dibawah ini
7. KASUS 1
Lengkapilah form Anda seperti dibawah ini
javagui11.jpg

Catatan:
- Jika project dijalankan, maka form yang tampil adalah seperti yang Anda lihat diatas
- Pertama sekali textfield tidak dapat di isi/diclick dan tombol New, Save, Show, hanya tombol Close dan Release Array saja yang dapat di Click
- Fungsi tombol:
o Release Array ?
javagui12.jpg
apabila di click berarti mengalokasikan variabel Array dengan jumlah row data yang baru, dengan mengclick tombol ini, maka tombol New dan Show akan aktif sementara tombol Save belum aktif

Setelah Anda ketik jumlah data lalu click OK, maka tombol New akan aktif

o New ?
apabila di click maka semua textfield menjadi aktif dan bernilai kosong, kemudian cursor akan aktif pada txtNT (text nilai tugas), kemudian tombol Save akan aktif dan tombol New dan tombol Show malah tidak aktif. Dan akan tampil nomor data yang akan di isi pada label Data Ke :

o Save ?
hanya dapat di click setelah tombol New di click, tombol ini akan menyimpan data yang ada pada textfield ke Array yang sudah didefenisikan sebelumnya sesuai urutan row, apabila salahsatu textfield masih kosong maka penyimpanan tidak dikerjakan dan cursor akan kembali ke textfield (jadi ada validasi textfield)
javagui13.jpg

o Show ?
untuk menampilkan data sesuai dengan permintaan data keberapa yang akan di tampilkan kembali ke textfield, ketika Anda click tombol ini akan tampil inputbox:
javagui14.jpg

Ketiklah nomor record yang akan Anda tampilkan ke textfield form
Setelah Anda click OK, maka akan tampil data dari Array yang sudah tersimpan, jika Anda masukkan angka 1 maka data yang akan tampil adalah yang ada pada Index Array 0, jika Anda input dengan jumlah yang melebihi Array, maka akan ditampilkan data 1 (array 0)
o Close ?
menutup Form atau keluar dari aplikasi.
8. MENYELESAIKAN KASUS 1
- setelah Anda melengkapi object yang dibutuhkan pada form, diantaranya:
Kelompok Label:
- label yang perlu dirubah hanya text(caption nya saja) , disesuaikan (lihat form diatas)
Kelompok TextField :
Variable Name | Keterangan
txtNT : jenis palette TextField, Variable Name untuk menampung Nilai Tugas yang di input dari keyboard
txtNF : jenis palette TextField, untuk menampung Nilai Formatif
txtNUTS : jenis palette TextField, Nilai UTS
txtNUAS : jenis palette TextField, Nilai UAS
txtNRata : jenis palette TextField, Nilai Rata-Rata, tidak di input langsung dari keyboard, melainkan melalui proses setelah tombol Save di click
Kelompok Button:
btnNew : jenis palette Button, judul text New, shortcut:N
btnSave : jenis palette Button, judul text Save, shortcut:S
btnShow : jenis palette Button, judul text Show, shortcut:O
btnRelease : jenis palette Button, judul text Release Array, shortcut:R
btnClose : jenis palette Button, judul text Close, shortcut:C
- Sekarang Anda lengkapi Code program untuk setiap objek sesuai dengan kebutuhan
- frmButton (form utama Anda),
pada awal program kenalkan dulu beberapa variabel yang akan digunakan secara public di seluruh form:
public int[][] Nilai;
public int datake;
lihat gambar dibawah ini:
javagui15.jpg

Kemudian tambahkan code program pada Events Window Opened, agar apabila form ini dipanggil/dijalankan dari main.java, maka ketika pertama sekali tampil dilayar code program pada windowOpened dijalankan hanya sekali saja, cara membuat code nya:
o dalam mode Design/Click bebas pada area form yang kosong (aktifkan objek yang akan di isi code programnya)
o Kemudian perhatikan, bawa mouse pointer Anda ke jendela properties
o Pada Properties pilih tab menu Events, lihat gambar di bawah ini
javagui16.jpg

o Jika Anda belum melihat properti windowsOpened, geser scroll yang ada di sebelah kanan jendela properties ke bawah, lalu Seperti pada gambar di atas, click properties windowOpened pada kolom Value nya.
o Pada value yang tadinya bernilai akan berubah menjadi formWindowOpened
o Kemudian Anda tekan panah ke bawah, maka akan tampil jendela code untuk event tersebut, lihat gambar dibawah ini:
javagui17.jpg

o Lalu sediakan baris kosong dan ketik code programnya, lihat gambar di atas.
o Code programnya :
this.setTitle(“Form Data Nilai”); //membuat judul form
this.setSize(350, 360); //mengatur ukuran form
this.setLocationRelativeTo(null);
this.setVisible(true);
// semua textfield dikunci saat form dubuka/dipanggil dari main.java
txtNT.setEnabled(false);
txtNF.setEnabled(false);
txtNUTS.setEnabled(false);
txtNUAS.setEnabled(false);
txtNRata.setEnabled(false);
btnSave.setEnabled(false);
btnNew.setEnabled(false);
btnShow.setEnabled(false);
// semua tombol diset shortcut nya
btnNew.setMnemonic(‘N’);
btnSave.setMnemonic(‘S’);
btnShow.setMnemonic(‘O’);
btnClose.setMnemonic(‘C’);
btnRelease.setMnemonic(‘R’);
// pointer difokuskan pada btnRelease
btnRelease.requestFocus();
- btnRelease :
event nya adalah ActionPerformed (sama dengan click), boleh dengan double click pada buttonnya atau mengikuti langkah pada frmButton. Adapun code programnya adalah :
// alokasikan array Nilai sebanyak yang dibutuhkan
/* oleh karena JoptionPane.showInputDialog menghasilkan nilai string,
Maka dikonversi ke integer menggunakan perintah Integer.parseInt berfungsi
mengkonversi data yang di input menjadi data angka Integer dan
disimpan kedalam variable JumlahData
*/
int JumlahData=Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog(null,”Masukkan Jumlah Data?”,”5″));
/*
Jangan lupa aktifkan dulu library javax.swing.JoptionPane,
Pada awal code pada form, posisinya kira-kira dibawah package namapackageanda;
Ketikkan code berikut: import javax.swing.JOptionPane;
jika tidak Maka pada saat anda selesai mengetik int JumlahData dst…. pada nomor baris disebelah kiri anda akan tampil gambar bola lampu kuning dan tanda merah tanda seru, itu artinya library harus di aktifkan.
Untuk mengaktifkan kamu boleh saja mengclick pada gambar bola lampu tersebut, kemudian pilih Add import for javax.swing.JOptionPane
javagui18.jpg
javagui19.jpg
*/
// Alokasikan index array Nilai
Nilai=new int[JumlahData][4]; //JumlahData adalah jumlah row,4 adlh jlh kolom
datake=0;
btnSave.setEnabled(false);
btnNew.setEnabled(true);
btnShow.setEnabled(true);
- btnNew : ActionPerformed
//tambahkan nilai array
datake=datake+1;
// deteksi apabila jumlah array yang didefenisikan rownya sudah terisi
// Nilai.length berfungsi mendeteksi jumlah row array
if (datake>Nilai.length)
JOptionPane.showMessageDialog(null,”ups… aray yang didefenisikan tidak
cukup maksimum row :”+Nilai.length);
else {
lblDataKe.setText(“Data Ke :”+(datake));
// set agar textfield dan tombol dapat
// diakses, mirip properti enabled pada vb
btnSave.setEnabled(true);
btnNew.setEnabled(false);
btnShow.setEnabled(false);
btnClose.setEnabled(false);
txtNT.setEnabled(true);
txtNF.setEnabled(true);
txtNUTS.setEnabled(true);
txtNUAS.setEnabled(true);
txtNRata.setEnabled(true);
//kosongkan isi textfield
txtNT.setText(“”);
txtNF.setText(“”);
txtNUTS.setText(“”);
txtNUAS.setText(“”);
//meletakkan cursor aktif pada textfield txtNT
txtNT.requestFocus();
}
- btnSave : ActionPerformed
// validasi data
String nt=txtNT.getText();
String nf=txtNF.getText();
String nut=txtNUTS.getText();
String nus=txtNUAS.getText();
// deteksi kalau masih ada textfield yang belum di isi
if ((nt.isEmpty()) | (nf.isEmpty()) |(nut.isEmpty()) | (nus.isEmpty()))
{
JOptionPane.showMessageDialog(null,”Masih ada nilai yang kosong, silahkan dilengkapi”);
txtNT.requestFocus();
}
else {
// simpan data ke array
Nilai[(datake-1)][0]=Integer.parseInt(txtNT.getText());
Nilai[(datake-1)][1]=Integer.parseInt(txtNF.getText());
Nilai[(datake-1)][2]=Integer.parseInt(txtNUTS.getText());
Nilai[(datake-1)][3]=Integer.parseInt(txtNUAS.getText());
// semua textfield dikunci
txtNT.setEnabled(false);
txtNF.setEnabled(false);
txtNUTS.setEnabled(false);
txtNUAS.setEnabled(false);
btnSave.setEnabled(false);
btnNew.setEnabled(true);
btnShow.setEnabled(true);
btnClose.setEnabled(true);
}
- btnShow : ActionPerformed
int JumlahData=Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog(null,”Masukkan
Nomor Row/Record Data?”,”1″));
//deteksi kalau data yang ditampilkan melewati batas row array
if ((JumlahData>Nilai.length) | (JumlahData<=0))
JumlahData=1;
lblDataKe.setText(“Data Ke :”+(JumlahData));
txtNT.setText(new Integer(Nilai[(JumlahData-1)][0]).toString());
txtNF.setText(new Integer(Nilai[(JumlahData-1)][1]).toString());
txtNUTS.setText(new Integer(Nilai[(JumlahData-1)][2]).toString());
txtNUAS.setText(new Integer(Nilai[(JumlahData-1)][3]).toString());

- btnClose :ActionPerformed
// boleh menggunakan dispose(); , hanya menutup form yang sedang aktif
System.exit(0); //keluar dari program aplikasi secara keseluruhan
TUGAS (KERJASAMA KELOMPOK DISKUSI):
  1. DARI PROGRAM DI ATAS ANTA TAMBAHKAN PROSES UNTUK MENGHITUNG NILAI RATA-RATA… TENTUNYA VARIABEL NYA MERUPAKAN JENIS DATA FLOAT KARENA HASIL NYA DALAM BENTUK DESIMAL MISALKAN NILAI RATA : 80,50
  2. TAMBAHKAN LABEL YANG AKAN MENAMPILKAN NILAI DALAM HURUF, BERDASARKAN NILAI RATA-RATA YANG DIDAPAT:
a. JIKA NILAI RATA-RATA >=85, MAKA AKAN TAMPIL PADA LABEL NILAI HURUF A
b. 70 S/D <85 NILAI HURUF B
c. 60 S/D <70 NILAI HURUF C
d. 45 S/D <60 NILAI HURUF D
e. <45 NILAI HURUF E